3 Objek Wisata Tradisional di Jogja 2018

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, Yogyakarta saat ini masih mempertahankan tradisi mereka yang berumur ratusan tahun. Di kawasan ini masih terdapat tempat-tempat wisata yang memiliki nilai tradisional yang tinggi antara lain Kraton Yogyakarta, Tamansari, Pura Pakualaman, Imogiri, Kotagede, dan masih banyak lagi. Objek-objek wisata tersebut saat ini dikembangkan untuk menjadi tujuan wisata sekaligus supaya mendekatkan masyarakat dengan tradisi. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai tempat-tempat tersebut, berikut penjelasan dari kami agar pembaca dapat memiliki gambaran mengenai objek wisata yang ada.

  1.       Keraton Yogyakarta

Tempat wisata dengan nuansa tradisional yang pertama tentu saja Kraton Yogyakarta yang merupakan istana kerajaan yang masih berfungsi sebagai kediaman raja. Agar masyarakat umum bisa melihat suasana di dalam kraton maka pihak keraton membuka sebagian kawasan kraton. Masyarakat pun bisa menyaksikan banyak hal di kawasan ini seperti melihat kegiatan para abdi dalem, menyaksikan bangunan khas Jawa, melihat ornamen-ornamen yang berusia ratusan tahun, dan lain sebagainya. Beberapa bangunan difungsikan sebagai museum yang berisikan benda-benda milik keraton yang tak ternilai harganya. Bangunan yang ada di tempat ini menyimpan berbagai benda seperti  batik, Kristal, benda-benda HB IX, dan lainnya. Masyarakat bisa melihat betapa indahnya benda-benda tersebut yang sangat tradisional dan kental dengan budaya Jawa.

  1.       Tamansari

Objek wisata selanjutnya yang kental dengan budaya Jawa adalah Tamansari. Tempat ini merupakan salah satu kawasan yang penting bagi Kraton Yogyakarta. Tamansari merupakan tempat yang dulunya digunakan keluarga raja Yogyakarta untuk bersantai dan untuk belajar adat istiadat Jawa. Lokasinya yang berdekatan dengan Keraton Yogyakarta membuat banyak wisatawan datang ke tempat ini. hanya dengan dengan Rp. 7500,- wisatawan bisa menyaksikan sebuah bangunan yang indah dan unik. Tamansari merupakan sebuah karya yang luar biasa karena disana terdapat banyak sekali perbedaan budaya yang ada antara lain Budaya Jawa, Cina, India, Eropa, dan budaya lainnya. Perpaduan tersebut membuat tempat ini berbeda dengan tempat-tempat lainnya yang ada di JOgja dan menjadi keunikannya.

  1.       Makam Raja Kotagede

Kotagede saat era Mataram Islam merupakan ibu kota kerajaan sehingga tidak heran jika kawasan ini wisatawan bisa melihat banyak peninggalan yang masih ada hingga saat ini. Peninggalan yang masih bisa dilihat salah satunya adalah lain Masjid Agung Kotagede yang didirikan oleh Sultan Agung. Arsitektur Jawa Kuno tampak megah di masjid ini. Selain itu di dekat masjid terdapat makam pendiri Kerajaan Mataram yaitu Panembahan Senopati. Kawasan makam ini dikelilingi pagar yang dibangun dari tumpukan bata. Selain itu dinding-dindingnya berhiaskan keramik. Sehingga membuat suasana begitu terasa tradisional di kawasan ini.

Sebenarnya masih banyak lagi objek wisata dengan nuansa klasik atau tradisional di Jogja. Objek-objek wisata tersebut bisa menjadi paket wisata Jogja bagi para wisatawan yang menyukai budaya Jawa dan ingin belajar mengenai budaya tersebut.